Tampilkan postingan dengan label Sinopsis Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinopsis Novel. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Oktober 2013

Sinopsis Morning Light

Ini novel persahabatan yang paling aku suka setelah Refrain Karya Winna Efendi.

Disini Windi Puspitadewi menceritakan persahabatan cowok cewek yang akhirnya mereka jatuh cinta.
Yang special dari buku ini kita akan merasakan apa makna sebuah mimpi dan keinginan kita sendiri.
Kita memang butuh matahari, tapi kita tidak boleh samapa seperti bunga matahari.
Kalian harus baca buku ini.




Morning Light, Karena setiap cinta menuliskan cerita
Penulis : Windi Puspitadewi
Penerbit : Gagas Media


Sinopsis :

Aku seperti bunga matahari yang selalu mengejar sinar matahari, hanya melihat pada dia: matahariku.
Aku mengagumi kedalaman pikirannya, caranya memandang hidup-malah, aku mati-matian ingin seperti dirinya.


Aku begitu terpesona hingga tanpa sadar hanya mengejar bayang-bayang. Aku menghabiskan waktu dan tenaga untuk mendongak sampai lupa kemampuan diriku sendiri.
Aku bahkan mengabaikan suara lirih dari dasar hatiku. Aku buta dan tuli. Dan di suatu titik akhirnya tersungkur. Saat itulah aku mulai bertanya-tanya: Apakah dengan menjadi seperti dia, aku pun akan dicintai?

Sinopsis I For You

Ini buku favorit aku berikutnya. I For You. Ceritanya bagus, meski udah agak kebaca endingnya, but  the way Orizuka menalirkan cerita ini sangat menyenangkan.



I FOR YOU, Cinta selalu menjagaku
Penulis : Orizuka
2012, 384 hlm

Sinopsis


Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristimewa bagiku.

Tanda-tandanya sudah jelas: aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu….